- Advertisement -spot_img
HomeOlahragaAtlet Taekwondo Kota Batu Panen Medali Kejurprov Jatim – KONI KOTA BATU

Atlet Taekwondo Kota Batu Panen Medali Kejurprov Jatim – KONI KOTA BATU

- Advertisement -spot_img

BATU – Atlet Taekwondo Kota Batu panen medali dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jatim 2021 Kyorugi – Poomsae di Jatim Expo Internasional Surabaya pekan lalu.

Sedikitnya 9 emas, 8 perak dan 1 perunggu berhasil diraih oleh atlet taekwondo Kota Batu dalam pertandingan yang diikuti seluruh kota dan kabupaten di Jawa Timur.

Sembilan atlet yang meraih medali emas ini adalah Dimas Dwi yang meraih medali emas kelas Kyorugi Pracadet B U-41, Airin Surya meraih medali emas kategori 0, Cleoza meraih medali emas kelas Kyorugi Pracadet B.

Atlet Erika Putri juga meraih medali emas kelas Kyorugi Pracadet A. Kesuksesan yang sama juga diraih oleh Jasmin Aqila meraih medali emas kelas Kyorugi Pracadet B.

M Nizar meraih medali emas kelas Kyorugi Pracadet B, Natasya Dewi meraih medali emas Kyorugi junior, Rayhana meraih medali emas Kyorugi Pracadet B dan Ika Lukytasari meraih medali emas kelas Poomsae individual.

“Ini kejuaraan offline perdana saat pandemi Covid-19, akhirnya bisa secara langsung, 1 lawan 1,” ujar Manager Tim Taekwondo Kota Batu, Kurnia Rahayuningsih.

Menariknya diantara para atlet yang bertanding, ada dua atlet yang masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak atau berusia 6 tahun.

Kedua atlet tersebut adalah Airin Surya yang bertanding di kelas Kyorugi Putri dan Reyvan Althof kelas Kyorugi Putra.

Untuk mengikuti kegiatan ini, banyak persyaratan yang harus dipenuhi para atlet. H-1 semua atlet harus menjalani SWAB dan untuk atlet usia 12 tahun ke atas harus melampirkan bukti vaksin sementara atlet yang usianya kurang dari 12 tahun diwajibkan melampirkan bukti vaksin orang tua.

Kejuprov Taekwondo di Jawa Timur dilaksanakan dua kali, Kejurprov pertama dilaksanakan online pada tanggal 28 hingga 30 Oktober 2021 dan Kejurprov Offline dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 19 Desember 2021 lalu di Surabaya.

Akses masuk ke lokasi pertandingan pun sangat ketat dan dibatasi hanya 1 pelatih dan 1 atlet saja yang diperbolehkan masuk arena.

“Ada 4 arena, yang masing-masing di tayangkan streaming youtube,” ujarnya. Atlet yang mengikuti kelas Kyorugi pun harus menggunakan perlengkapan komplit.

Ia bersyukur, atlet Kota Batu bisa merebut banyak medali, karena Kejurprov ini menjadi salah satu ajang uji kemampuan atlet Puslatkot Taekwondo yang akan bertanding di Porprov tahun depan. (hms)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here