HomeKabar DesaKebun Desa Tulungrejo Spot Nongkrong Murah dan Asyik Berbalut Suasana Pegunungan

Kebun Desa Tulungrejo Spot Nongkrong Murah dan Asyik Berbalut Suasana Pegunungan

Radar Batu, BATU – Ingin menikmati pemandangan pegunungan berbalut udara sejuk sembari menyeduh minuman rempah-rempah dan makanan yang menyehatkan, pengunjung bisa mendatangi Kebun Desa di Dusun Gerdu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Dengan harga mulai Rp 10-15 ribu saja pengunjung sudah bisa menikmati minuman rempah seperti wedang uwuh, jahe emprit dan sebagainya. Tempat wisata milik Pemerintah Desa (Pemdes) Tulungrejo dengan konsep alam ini buka mulai pukul 10.00 – 20.00 tiap hari Senin sampai Kamis, lalu 10.00 – 22.00 Wib dihari Jumat – Minggu.

Selain itu wisatawan juga bisa menginap di camping ground yang sudah disediakan oleh pengelola dengan harga Rp 350 ribu dengan banyak fasilitas seperti makan minum, snack, api unggun.

“Jadi wisatawan bisa menginap di dalam tenda yang ada di atas pegunungan, sementara sudah ada 10 tenda. Banyak wisatawan sangat terkesan usai menginap disana, tempat yang jauh dari kebisingan, sejuk, dan pemandangan indah menjadi pengalaman baru mereka,” ungkap Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, Selasa (6/7/2021).

Agar semakin menarik Pemdes Tulungrejo sedang menseriusi pembangunan fasilitas lainnya seperti waterpark yang sekarang masih dalam proses pembangunan. (Asi)

Meski sementara yang beroperasi masih cafe, resto, dan camping ground, harapan ke depan Kebun Desa Tulungrejo yang berdiri diatas Tanah Kas Desa (TKD) seluas 8 hektar ini bisa menjadi jujukan baru para wisatawan. Saat ini pihaknya tengah menseriusi pembangunan untuk menambah beberapa fasilitas antar lain taman bunga, petik buah, taman anggrek, playground, water park, persewaan ATV, sepeda angin, dan wahana selfie.

“Untuk menjadikan Kebun Desa butuh proses panjang. Karena dalam pembangunannya membutuhkan anggaran besar, makanya kita anggarkan secara multiyears. Tahap pertama tahun 2020 kemarin kita siapkan Rp 600 juta untuk pembangunan drainase dan pavingisasi,” ucapnya.

Lalu tahap dua tahun 2021 ini total Rp 400 juta untuk pembangunan waterpark dan penambahan daya listrik. Agar segera terealisasi Suliono berharap adanya keseriusan semua pihak termasuk masyarakat setempat pasalnya bila nanti ramai semua akan dikembalikan ke masyarakat.

“Wisata terbukti bisa mendongkrak dan membangun ekonomi agar cepat berkembang, misal UMKM, kerajinan, dan sebagainya bisa dijajakan kepada wisatawan yang datang. Target lounching akhir tahun saat Natal Tahun Baru 2022 khusus untuk water park dan playground,” ujar dia. (Asi)

Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Must Read
Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here