- Advertisement -spot_img
HomePendidikanTahun 2022 SMP N 7 Batu Dibangun

Tahun 2022 SMP N 7 Batu Dibangun

- Advertisement -spot_img

BATU, Radar Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memastikan pada 2023 sudah terdapat SMP Negeri 7 yang berada di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo.

Pembangunan tersebut untuk merespon keluhan dan aspirasi masyarakat yang kesulitan menjangkau sekolah negeri. Selain itu, pembangunan SMP N 7 juga masuk di salah satu program strategis di RPJMD Kota Batu tahun 2017-2022.

“Setelah melakukan studi kelayakan ada tiga alternatif tempat pembangunan SMP Negeri 7 yaitu di Desa Pendem, Tlekung, dan Kelurahan Dadaprejo. Di dua desa terkendala tanah. Ada regulasi terkait pengelolaan tanah kas desa, jadi kami memantapkan di Dadaprejo,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih, Rabu (6/10/2021).

Untuk status tanah yang akan dibangun merupakan aset milik Pemkot Batu dengan luas 5016 meter persegi. Karena aset pemkot tidak diperlukan penyesuaian lagi dan bisa langsung didirikan bangunan.

“PAK ini targetnya merampungkan Detail Enginering Design (DED) terlebih dahulu. Setelah DED selesai tahun 2022 akan dilakukan pembangunan dan 2023 mulai menerima siswa,” jelasnya saat meninjau lokasi bersama Komisi C DPRD Kota Batu.

Diawal buka, pihaknya hanya akan menerima siswa sebanyak dua rombongan belajar (rombel) saja. Setiap rombelnya akan diisi maksimal 32 siswa. Keputusan itu dia buat agar pertumbuhan sekolah swasta di Kecamatan Junrejo tetap terjaga.

“Meski hanya menerima dua rombel kami akan menyiapkan enam kelas. Sehingga ketika siswa kelas 7 naik ke kelas 8 tidak perlu membangun gedung lagi karena sudah siap,” imbuh dia.

Terkait fasilitas penunjang pendidikan Eny menegaskan akan menyesuaikan Permendikbud Nomor 36 tahun 2014 tentang pedoman pendirian, perubahan dan penutupan satuan pendidikan dasar dan menengah.

“Permendikbud itu mengatur segala peraturan pendirian sekolah, mulai dari luasan minimal, ketersediaan ruang kelas, ruang laboratorium, perpustakaan, tempat ibadah, lapangan olahraga dan lain sebagainya,” ujar mantan Kepala Bapenda ini.

Kemudian untuk guru dan tenaga pendidik, pihaknya akan menyiapkan sebaik mungkin. Dengan berkonsultasi dengan Kemendikbud. Harapannya kualitas pendidikan tetap terjaga.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Thohari berpesan supaya dinas mengutamakan tenaga pendidik sebaik mungkin. Pasalnya terkadang sekolah baru sepi peminat.

“Dengan guru berkualitas tentu nanti murid banyak yang berprestasi sehingga bisa menarik minat banyak lulusan tingat bawahnya. Jadi walaupun sekolah baru, kualitas pendidikan tetap terjaga,” papar politisi PDI Perjuangan ini.

Lalu untuk petugas keamanan, cleaning servis dan semacamnya sekolah bisa melibatkan warga setempat.

“Jadi bisa memberdayakan masyarakat sekitar. Setidaknya bisa mengurangi angka pengangguran,” tegasnya.

Lanjut Khamim, dalam rancangan DED pihaknya menyarankan letak bangunan bisa mundur 5 meter. Hal itu untuk mengurai kemacetan di saat wali murid menjemput putra-putrinya baik berangkat atau pulang sekolah.

“Biar akses jalan tidak terganggu, kalau terlalu mepet bisa macet nanti,” tutupnya. (Asi)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Stay Connected
16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe
Must Read
- Advertisement -spot_img
Related News
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here